Kami senang untuk dapat terhubung denganmu
Kamu dapat meninggalkan pesan melalui

“Do You Shy Away from Talking About It? : Digital Activists Menyuarakan Edukasi Seks di Webinar Plain FeminismWebinar kedua Plain Feminism yang mengangkat topik tentang Breaking the Taboo and Ending the Stigma of Sex Ed, terlaksana dengan lancar pada tanggal 26 Juni 2021. Webinar yang dihadiri lebih dari 100 peserta ini mengundang 2 pembicara keren yang sangat berkompeten di bidangnya. Kedua pembicara tersebut yaitu Citra Benzair, founder @tis.thelyfe, penulis @pleasuregirls_, dan co-director @hollaback_jkt, dan Ael Napitupulu yang merupakan aktivis sexual and reproductive health and rights (SRHR).

Sasaran webinar ini adalah generasi muda yang memiliki awareness terhadap seks edukasi sehingga mereka diharapkan dapat memperoleh insight mengenai cara untuk soften the taboo and stigma dari dua aktivis yang menjadi pemateri acara ini.

Di awal acara, kedua pemateri diberi waktu untuk memperkenalkan diri masing-masing secara singkat dan padat, dari mulai background keluarga, pencapaian dan pengalaman mereka, hingga kontribusi yang telah mereka berikan di bidang masing-masing. Setelah sesi introduction, dilanjutkan dengan QnA antara Kak Rafaela selaku MC dan kedua narasumber yaitu Kak Citra dan Kak Ael untuk membahas lebih mendalam tentang topik webinar pada siang hari itu.

Dalam sesi QnA tersebut, pertanyaan berbobot yang diberikan oleh MC mengenai seks edukasi hingga cara menghapuskan stigma dan taboo dijawab dengan mendalam oleh narasumber. Menurut kak Ael, menyuarakan perihal seksualitas yang masih dipandang sebagai hal yang mengarah pada sesuatu yang negatif bukanlah perihal yang mudah. Perlu dilakukan pendekatan pelan-pelan untuk memperluas dasar dan konsep seksualitas. Karena seksualitas sendiri tidak hanya perihal hubungan seks saja, lebih luas dari itu, seksualitas juga mencakup relationship, konsensual, body image, kesehatan seksual, dan lain sebagainya.

Sesi terakhir yaitu tanya jawab antara peserta dengan narasumber. Peserta terlihat antusias untuk mengirimkan pertanyaan di kolom chat. Bahkan beberapa pertanyaan tidak sempat terjawab karena keterbatasan waktu. Sebagai penutup, Kak Citra tak lupa memberikan sebuah wejangan kepada para peserta bahwa siapapun yang pernah mengalami pelecehan hingga kekerasan seksual, menurut Kak Citra perlu memiliki keberanian untuk speak up and ask for help. Menyuarakan perihal pelecehan atau permasalahan seksual lainnya bukanlah suatu hal yang memalukan. Terlebih saat ini sudah banyak komunitas-komunitas dan lembaga seperti Komnas perempuan yang siap untuk menangani kasus pelecehan dan kekerasan seksual. Kak Citra juga menambahkan bahwa normalizing asking for help adalah sesuatu yang harus ditanamkan mulai saat ini.

Acara webinar ini berakhir dengan tepat waktu. Plain Feminism mengucapkan terimakasih kepada pembicara, para peserta, dan juga panitia yang sudah mempersiapkan acara dengan sangat baik. Kami sangat berharap webinar edukasi ini bisa bermanfaat, memperluas wawasan dan mampu membangun citra positif terkait seksualitas, sehingga stigma dan taboo bisa semakin memudar.

Penulis: Adissa

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *